Dari segi mikro yakni yang berkaitan dengan individu,kritik sering di bagi atas dua macam,yakni kritik yang MEMBANGUN dan kritik yang MENOHOK atau meruntuhkan tetapi bagaimanapun kritik merupakan kata sering membuat orang bermuka merah. Bila ada kritik entah kritik yang membangun apalagi yang meruntuhkan, sering dikaitkan dengan adanya kekurangan atu kesalahan. Hal ini sulit diterima oleh orang, karena tidak ingin dipersalahkan.
Kebenaran bukan milik satu orang. Kekukuhan tidak mendengar pendapat orang lain., tidak hanya menunjukkan kepongahan, tapi juga kepicikan dalam mencapai kebijaksanaan hidup. Kebenaran mesti dilihat dari berbagai macam segi. Tidak seorang pun merasa dirinya memiliki semua segi kebenaran. Karena itu kesempatan untuk salah selalu ada.
Karena itu kritik memang suatu yang tidak enak. Orang merasa dirinya dipojokkan. Harga dirinya seolah-olah digugat. Akibatnya, ia memendam dendam kepada orang yang mengeritiknya. Ia merasa gagal bila dikritik. Padahal sejarah ummat manusia, dilihat dari segi makro , merupakan saat untuk bangkit kembali dari kemapanan yang membuat alur untuk mencapai terobosan baruuuuuuuu.
sekian:by chaeryl
1 komentar:
man droeneuh bak neupasang iklan cukop mantap.
cocok jieh droeneuh neubuka cabang baro saboh dengan nan NEW KING ADVERTISING, teuma padup biaya minye tapasang iklan dalam watei dua uroe,,,,,,,,, nyoe kuteneuk pamer Limo Strauberry ajie bah bagah gadeeeh dari kawasan bilek droeneuh....chi neutulong thektok padup diteubiet dan neutulong bi thei beubagah keu uloen tuan beuh...
Posting Komentar